Bantah Ibu Kota Dipindah Dibantu China, Menko Luhut: Kau Pikir Negeri Ini Miskin

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menampik berita pemindahan ibu kota yang disinyalir mendapat pemberian China.
“Enggak ada urusan China ikut urus ibu kota kita. Enggak ada itu. Kau pikir negeri ini miskin. Enggak ada China ikut urus campur ibu kota kita,” kata ia ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu (5/7).
Luhut juga mengaku tidak tahu keputusan mengenai pemindahan ibu kota, termasuk lokasi pemindahan. “Enggak tahu saya, coba nanti tanya Pak Bambang (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).”
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional-Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menargetkan kajian pemindahan ibu kota dari Jakarta ke wilayah gres di luar Pulau Jawa akan final tahun ini. Kajian pemindahan ibu kota, termasuk bagan pendanaan, akan rampung tahun ini.
“Tahun 2018 atau 2019 sudah mulai ada kegiatan terkait dengan pemindahan pusat manajemen pemerintahan,” kata Bambang.

Bambang mengatakan ada beberapa kota kandidat yang berpotensi menjadi ibu kota baru. Salah satu kandidat ibu kota gres yaitu Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meski belum ada keputusan.
Bambang mengatakan tim Bappenas sedang menganalisis kriteria wilayah, kemudian kesiapan dan ketersediaan lahan, sampai sumber pendanaan untuk pembangunan ibu kota gres tersebut. Rencana pemindahan ibu kota muncul kembali alasannya yaitu adanya kebutuhan pembentukan pusat ekonomi baru.
Menurut dia, Pulau Jawa terlalu mendominasi kegiatan perekonomian Indonesia. Itu pun acara perekonomian di Jawa lebih banyak terkosentrasi di daerah Jabodetabek atau DKI Jakarta, belum merata ke seluruh lapisan.
“Maka, perlu membangun pusat perekonomian gres di luar Pulau Jawa,” ujar Bambang di Pangkalpinang, Bangka Belitung, April lalu.
Bila rencana tersebut benar-benar terealisasi, beban Jakarta yang kini dianggap terlalu berat, alasannya yaitu berperan ganda sebagai pusat pemerintahan, keuangan sekaligus pusat bisnis, dapat berkurang.
Meski berkurang, Bambang meyakini, kalaupun Ibu Kota negara pindah dari DKI Jakarta, pusat acara urusan ekonomi akan tetap berada di Jakarta.
Namun, di media umum berita berkembang liar mulai dari adanya pemberian China dan lainnya untuk rencana besar itu.

Sumber http://infonews-viral.blogspot.co.id/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bantah Ibu Kota Dipindah Dibantu China, Menko Luhut: Kau Pikir Negeri Ini Miskin"

Posting Komentar