Nangis Bacanya !! Kisah Sedih Seorang Ibu yang Memohon Agar Hidup Putrinya Diakhiri


- Charlotte Fitzmaurice, ibu dari seorang gadis berusia 12 tahun ini memohon semoga hidup putri yang dicintainya segera diakhiri. Didengar sekilas, mungkin keputusan menyerupai ini terkesan begitu jahat dan benar-benar egois, namun memang sulit dibayangkan bila berada di posisinya ketika itu.

Sejak lahir, putri Charlotte, Nancy, telah mengalami banyak kelainan. Nancy kecil terlahir dengan kebutaan, bukan saja itu, bayi kecil ini juga mengidap penyakit meningitis, hydrocepalus dan septicemia dimana alasannya kondisi penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya ini, membuat Nancy kecil tak mampu berjalan, makan dan minum bahkan berbicara. Melihat kondisi menyerupai ini semenjak putri kecilnya dilahirkan, tak lantas membuat Charlotte aib dan berputus asa, dirinya tetap mendapatkan apapun kondisi Nancy putri kecilnya pada ketika itu.

Hidup Nancy mampu dibilang begitu menderita, hidupnya hanya digantungkan pada perawatan medis, selang-selang dan santunan oksigen. Bahkan Nancy hanya mampu bertahan hidup dan mendapatkan asupan nutrisi dari mengkonsumsi makanan cair khusus dari rumah sakit di London.

Hal menyerupai ini tentunya menjadi pukulan yang berat bagi ibu Nancy, apalagi ketika melihat putri kecilnya harus mendapatkan perawatan yang mampu menyakiti tubuhnya menyerupai injeksi untuk menyembuhkan meningitis dan lain sebagainya. Apalagi ketika ibu Nancy harus dihadapkan pada kesakitan putrinya yang mengeluhkan sakit dengan perawatan yang dilakukan pada tubuhnya. Mendengar cerminan keluhan sang anak, ibu Nancy tak dapat berbuat banyak, hal tersebut semata-mata ia lakukan untuk membuat anaknya semoga mampu bertahan hidup. Tak jarang ibu Nancy dibuat menangis semalaman ketika Nancy tertidur meratapi nasib anaknya yang begitu menderita semenjak dirinya dilahirkan.

Ku Perjuangkan Hidup Puteriku Selama 12 Tahun

Namun dengan semangat dan impian Charlotte untuk membuat putri kecilnya semoga tetap bertahan, ia terus tegar menghadapi segala cerminan kesulitan. Hal ini dibuktikan dengan Nancy yang masih tetap bertahan sampai ia tumbuh menjadi gadis kecil berusia 12 tahun. Tergambar dalam sebuah foto yang diunggah ke dunia maya, raut wajah Nancy terlihat begitu riang, meskipun ia sedang berjuang melawan segala penyakit dalam tubuhnya, nyatanya ia masih mampu menandakan pada dunia sebuah senyuman riang dari bibirnya yang kecil.

Dengan telaten, setiap harinya ibu Nancy selalu mengenalkan Nancy wacana hal-hal yang baru, tak jarang pula, Charlotte ibu Nancy mengajaknya mengobrol dan bercanda. Hari-hari yang dilewati Nancy bersama dengan sang ibu terbilang begitu menyenangkan, meskipun Nancy berada dalam keterbatasan dan kesulitan. Nampak Charlotte begitu mencintai dan menyayangi putri kecilnya dan rela melaksanakan apa saja demi membuatnya nyaman dan senang.

Aku Berdoa Semoga Allah Segera Menjemputmu Sayangku

Sayangnya, setelah mengalami masa-masa yang begitu berat dengan putrinya selama bertahun-tahun, sang ibu mulai mengalah dan tak lagi melihat semangat hidup dalam cerminan diri Nancy. Hal inilah yang membuat sang ibu tak tega melihat putrinya terus terkungkung antara hidup dan matinya.
"Anakku menyerupai bukan lagi dirinya, ia nampak menyerupai sebuah kerangka." ungkap, sang ibu, Charlotte sebagaimana dikutip dari metro.co.uk, Sinar pada matanya kini telah lenyap, yang ia inginkan hanyalah kedamaian."

Sehingga pada alhasil ibu Nancy dan ayahnya, David Wise mengajukan permohonan semoga hidup putrinya segera diakhiri.
Pengadilan setempat alhasil mengabulkan keinginan sang ibu untuk membiarkan kehidupan putri tercintanya berakhir. Sehingga cairan khusus yang biasa diberikan kepada Nancy alhasil diberhentikan dan tak lagi diberikan padanya.

Hal ini dilakukan sang ibu, alasannya dirinya tak lagi tega melihat usaha putrinya melawan aneka macam penyakit yang di deritanya, apalagi penderitaan ini telah ditanggungnya selama hidupnya. Charlotte, berharap semoga ini menjadi keputusan terbaik, ia dan sang suami pun dengan terpaksa merelakan kepergian putri tercintanya untuk pergi selama-lamanya.

Selamat Jalan Puteriku, Semoga Engkau Tenang Disana

Keputusan yang diambil Charlotte ini, alhasil mengantarkan Nancy pada kematiannya. Gadis kecil ini alhasil tutup usia pada Agustus silam. Kisah hidupnya yang begitu singkat memang dihiasi dengan dongeng haru yang begitu menyayat hati. Sang ibu, Charlotte pun harus menderita sepanjang hidupnya alasannya mengambil keputusan berat ini.

Kita doakan saja semoga ibu Nancy diberi ketabahan dan kebesaran hati dalam merelakan kepergian puteri tercintanya.

Semoga kita juga dapat mengambil pelajaran dari dongeng ini, dengan tidak mudah putus asa dan terus bekerja keras.



sumber : cerminan.com

Sumber http://viralterkini.blogspot.co.id/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nangis Bacanya !! Kisah Sedih Seorang Ibu yang Memohon Agar Hidup Putrinya Diakhiri"

Posting Komentar