STOP...!!!!KESOMBONGAN SESAAT MAMPU MENGHAPUS IBADAH KITA SELAMA RIBUAN TAHUN.!!! TOLONG DI BAGIKAN KESEMUA UMAT..!!!! TOLONG SEBARKAN YA....


Kesombongan iblis yang hanya sesaat, bisa menghapus ibadahnya selama ribuan tahun. Kisah iblis bisa menjadi cerminan bagi kita umat Islam untuk tidak berbangga dengan ibadah yang sudah dilakukan selama bertahun- tahun.

Karena, sebenarnya mudah bagi Tuhan SWT untuk menggelincirkan setiap umatnya yang dikehendaki pada kesesatan dan mudah juga bagi Tuhan menunjukkan hidayah meski umatnya telah berbuat dosa selama hidupnya.

Mengutip kitab tafsir Marah Labid atau yang masyhur dikenal dengan Tafsir al- Munir karya Imam an-Naawi al-Bantani serta dinukilkan dari Hasyiyat as-Shawi atas Tafsir al-Jalalain, dalam sejumlah riwayat terungkap, konon iblis yaitu penjaga surga dalam kurun waktu 40 ribu tahun.

Ia pernah hidup bersama dengan malaikat selama 80 ribu tahun dan tawaf mengelilingi Arsy bersama para malaikat selama 14 ribu tahun.

Iblis tidak merasa lelah atau mengeluh dalam menjalankan perintah Tuhan SWT. Iblis menjalankan dengan ikhlas, tidak ada niat apa pun kecuali alasannya yaitu Tuhan semata. Pada masa itu, malaikat dan lainnya memberi gelar al-'Aziz (makhluk Tuhan yang termulia) kepada iblis, ada juga yang memberi gelar `Azazil (panglima besar malaikat).

Di langit pertama hingga ketujuh, iblis begitu dihormati oleh para malaikat. Jika iblis lewat di depan para malaikat maka malaikat menghormati iblis bagaikan penghormatan prajurit kepada komandannya, pengawal istana pada rajanya, sehingga terhormatlah nama iblis di penjuru alam semesta.

Imam Abu Hamid al-Ghazali mengatakan, Tuhan SWT menaikkan iblis dengan cepat ke langit alasannya yaitu lebih unggul ibadahnya di antara penghuni surga. Setiap pindah dari langit satu ke langit lainnya, Tuhan memberinya gelar. Pada langit pertama, iblis diberi gelar al-Abid (ahli ibadah).

Pada tingkatan langit kedua, iblis diberi gelar az- Zahid, kemudian di langit ketiga, namanya disebut al-'Arif. Pada langit keempat, namanya yaitu al- Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi, di langit keenam, namanya disebut al-Kazin, dan pada langit ketujuh, namanya disebut `Azazil.

Namun, di dalam Lauhul Mahfudz, namanya berubah, bukan nama sesuai prestasi ibadahnya.
Allah menggantinya dengan nama iblis hingga tamat zaman. Perubahan nama menjadi iblis alasannya yaitu beliau tidak menjalankan perintah Tuhan untuk menghormati Adam. Padahal, penghuni langit bersujud kepada Adam.

Setelah beberapa ketika diciptakan, Adam meli hat semua penghuni surga sedang khusyuk menjalankan ibadah. Lalu, Tuhan memerintahkan seluruh penghuni langit untuk menghadap alasannya yaitu Tuhan akan menginstruksikan mereka menghormati Adam.

"Aku hendak menyebabkan khalifah di muka bumi ini,"

Bagaimana tidak? Adam yang gres saja diciptakan dan belum teruji kualitas ibadahnya tiba-tiba mesti dihormati. Karena alasan itulah para penghuni surga protes. Salah satu di antara penghuni surga berkata menyerupai yang diabadikan dalam surah al-Baqarah ayat ke-30.

"Apakah engkau hendak menyebabkan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu."

Mendengarkan perkataan malaikat itu, Tuhan menjawab, "Sungguh saya mengetahui apa yang tidak kalian ketahui." Setelah itu, Tuhan menunjukkan kelebihan Adam kepada seluruh penghuni langit.

Meski gres diciptakan, Adam lebih banyak mengetahui daripada penghuni langit yang lebih dulu diciptakan.
Pada ketika itu juga Tuhan menyerukan penghuni langit untuk mengulang apa yang telah Adam sampaikan menyerupai diabadikan dalam surah al- Baqarah ayat ke-31. "Sebutkan kepada-Ku, nama semua benda ini, jikalau kalian yang benar."

Namun, semua penghuni langit melamun tidak bisa menjawab satu pun nama-nama benda itu dan berkata, "Mahasuci Allah, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah engkau ajarkan kepada kami."

Para malaikat malu, mereka protes atas diciptakannya Adam. Untuk itu, para malaikat bertobat dan kembali memuji Allah. "Sungguh Engkau Tuhan yang Mahamengetahui, Mahabijaksana." Akhirnya semua penghuni langit bersujud kepada Adam atas kelebihan yang Tuhan berikan kepadanya.

Membangkang Namun, satu di antara penghuni surga yang akibatnya diberi nama iblis tidak mau bersujud kepada Adam dan melayangkan protesnya lebih keras dari protes malaikat sebelumnya. "Aku lebih mulia dari Adam yang diciptakan dari tanah, sedangkan saya engkau diciptakan dari api," kata iblis.

Setelah melihat iblis tidak menyesal dan tak merasa bersalah telah menolak perintah Tuhan yang satu ini, Tuhan segera mengusir iblis dari langit. Ketika itu, keindahan langit digambarkan menyerupai keindahan surga. Kemudian, Tuhan mengubah muka iblis yang semula sangat mengagumkan cemerlang menjadi hina.

Melihat keadaan pemimpin dan bendahara surga menyerupai itu, para malaikat yang jadi anak buahnya menjadi sedih. Namun, apa daya Tuhan telah menghendaki demikian. Setelah iblis tidak lagi ada di antara mereka, malaikat eksklusif berkumpul dan menceritakan kejadian pengusiran iblis.

Malaikat Jibril dan Mikail menangis di antara penghuni surga. Melihat malaikat yang ditugasi sebagai pengantar wahyu dan pemberi rezeki itu menangis, Tuhan bertanya, "Apakah yang membuat kau menangis?"

Dengan penuh rasa hormat, mereka menjawab, "Ya Allah! Kami tidaklah aman dari tipu dayamu."
Kemudian, Tuhan kembali berfirman kepada malaikat, "Begitulah Aku. Jadilah engkau berdua tidak aman dari tipu daya-Ku




 CAR,HOME DESIGN,FOREX,HOSTING,HEALTH,SEO
Sumber http://viralterkini.blogspot.co.id/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "STOP...!!!!KESOMBONGAN SESAAT MAMPU MENGHAPUS IBADAH KITA SELAMA RIBUAN TAHUN.!!! TOLONG DI BAGIKAN KESEMUA UMAT..!!!! TOLONG SEBARKAN YA...."

Posting Komentar