- Selingkuh, hal menyakitkan bagi korbannya. Seringkali perselingkuhan menyisakan luka teramat dalam, terutama bagi wanita.
Tidak ada wanita yang ingin diselingkuhi, tetapi fakta menunjukkan bahwa beberapa orang pernah menjadi korban perselingkuhan.
Inilah kisah seoerang wanita yang diselingkuhi dan dicerai alasannya yakni dianggap tidak bisa menunjukkan anak, menyerupai dikutip dari Eberita.org
Suami saya mengajukan surat cerai. Ketika ia mengajukan hal ini, rasanya duniaku hancur. Pacaran selama 2 tahun, komitmen nikah yang memasuki usia yang ke-5, apakah kisah cinta saya akan berakhir disini?
Saya mengakui saya bukanlah wanita yang sempurna. Akhir-akhir ini saya sering mengabaikan penampilan saya. Memakai baju tidur di rumah, tidak dandan ketika pergi keluar rumah, bahkan berat tubuh saya lebih dari 100 kilogram.
Terlebih lagi, saya tidak memiliki anak. Tapi, ia pernah berkata, apapun yang kami alami, apakah kami akan punya anak atau tidak, ia akan tetap mencintai saya.
Apakah ia dipecat dari pekerjaannya? Apakah ia divonis penyakit keras? Sebenarnya apa yang terjadi? Saya meneleponnya, namun ia mematikannya.
Saya yang tidak bisa tidur semalaman, mendengar bunyi pintu yang terbuka pada jam 6 pagi. Saya berlari mendapati ia dan bertanya, "Kamu kenapa? Apa yang terjadi? Aku akan tetap menemanimu seumur hidup walaupun kau kehilangan pekerjaan ataupun sakit."
Suami saya menjawab dengan dingin, "Saya tidak pulang kemarin malam dengan impian agar kau bisa memikirkan dengan baik apa yang akan kau lakukan setelah kita bercerai. Pekerjaan saya baik-baik saja, saya juga tidak sakit. Sejujurnya, saya punya wanita lain dan sekarang ia hamil. Saya mau menikahinya dan membangun sebuah keluarga yang lengkap bagi anak itu."
"Bagaimanapun juga, penampilan dan kecantikannya tidak bisa dibandingkan denganmu. Bagaimanapun juga saya akan tetap memberimu pertolongan keuangan. Kamu tidak bekerja. Kalau saya tidak membantumu kau akan kehilangan bahkan hidupmu."
Setelah saya mendengar ini saya pribadi menamparnya tanpa berpikir panjang. Dia marah dan meninggalkan rumah ketika itu juga.
Setelah kejadian ini, saya mengunjungi kantornya dan marah besar pada bulan berikutnya. Dia yang marah membawa kami ke hadapan pengadilan.
Akhirnya pengadilan memutuskan agar saya mendapat hak atas rumah yang selama ini saya tinggali dan sejumlah besar uang. Saat hari di mana kami bercerai secara resmi, saya sadar, bahwa ia akan kehilangan hal yang paling berharga di dalam hidupnya.
Satu tahun setelah kejadian tersebut, saya mendapat pekerjaan. Saya pun telah mulai menata kehidupan dan diri saya yang baru.
Saya mengenal seorang pria baik lainnya. Ketika saya mendengar isu wacana mantan suami saya, saya mendapat informasi bahwa kantornya memiliki dilema keuangan yang besar. Keluarganya juga tidak harmonis.
Dua tahun kemudian, saya menikah dan kesannya hamil. Di masa kehamilan saya yang ke-5 bulan, ketika saya sedang berbelanja dengan suami saya yang baru, saya berpapasan dengan mantan suami saya.
Melihat perut saya yang besar, ia menunjukkan lisan wajah yang kaget pada wajahnya.
Akhirnya saya pun mengetahui selesai dari kehidupan yang ia jalani setelah kami bercerai. Dua hari kemudian, saya mendengar isu wacana mantan suami saya dan istrinya yang bertengkar hebat. A
nak yang mereka besarkan selama ini ternyata yakni anak dari mantan pacarnya yang lain. Akhirnya mereka bercerai, sang wanita membawa pergi putranya beserta dengan setiap harta yang ada.
Sebenarnya bukan saya yang tidak bisa hamil. Suami saya yang mandul, tapi ia tidak pernah mau mencoba memeriksakan diri, malah memojokkan dan menuduh sayalah yang mandul.
sumber : tribunnews
Sumber http://viralterkini.blogspot.co.id/

0 Response to "Wanita Ini Diselingkuhi dan Diceraikan Karena Tidak Bisa Hamil, Namun Ternyata..."
Posting Komentar