
Pasca Pilkada DKI Jakarta, PDI Perjuangan malah berada di pososi teratas elektabilitas dibandingkan dengan partai lain.
Elektabilitas yang tinggi tersebut tidak bisa terlepas dari tugas Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Presiden Joko Widodo.
Megawati memiliki tugas yang sangat vital dalam menjaga dan mempertahankan bunyi partai di internal. Megawati bisa mensolidkan partai dan terus menerus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
"Kemampuan Ibu Megawati mensolidkan dan menjaga Pancasila inilah yang menyebabkan PDI Perjuangan masih dicintai dan dipercaya rakyat," kata politikus muda PDI Perjuanganm, Maruarar Sirait.
Selain Mega, lanjut Maruarar, figur Presiden Joko Widodo juga memiliki tugas yang penting untuk mendongrak elektabilitas PDI Perjuangan. Rakyat masih menaruhkan cita-cita dan kepercayanya kepada mantan Wali Kota Surakarta ini.
Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan oleh SMRC menyampaikan bahwa PDI Perjuangan masih pada posisi teratas yaitu sebesar 21,7 persen dan disusul oleh Partai Gerindra sebesar 9,3 persen.
Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan oleh SMRC menyampaikan dalam pertanyaan terbuka jikalau pemilihan presiden diadakan saat survei dilakukan 34,1 persen pemilih secara sponta mendukung Jokowi dan 17,2 persen mendukung Prabowo. Saat dilakukan simulasi head to head elektabiltas Jokowi sebesar 53,7 persen jauh meninggalkan Prabowo Subianto yang hanya mendapat 37,2 persen.
Survei nasional ini dilakukan pada 14-20 Mei 2017 dengan melibatkan 1350 responden yang dipilih dengan teknik multistage random sampling dari total populasi nasional yang sudah memiliki hak pilih pada pemilihan umum, yaitu mereka yang berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketiva survei dilaksanakan. Margin eror survei ini rata-rata plus minus 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Maruarar pun meminta Partai Gerindra harus mendapatkan kenyataan ini. Yaitu pasca Pilkada DKI Jakarta, Jokowi lebih ungguk dari Prabowo dan PDI Perjuangan masih jauh di atas Gerindra.
"Itu pasti tidak akan mudah mendapatkan kenyataan itu," demikian Maruarar
0 Response to "Maruarar: Gerindra Harus Terima Kenyataan PDIP Lebih Disukai Rakyat"
Posting Komentar